About the Post

Author Information

Semangat Baru Maluku Utara

Pesta Panen Legu Dou di Gubukusuma


Citizen reporter :OmGogo melaporkan dari Tidore

Menumbuk hasil panen menggunakan lesung dalam prosesi Adat Legu Dou di Gubukusuma (foto : Om Gogo)

[halmaheranews-TIDORE-30/06/2011] Masyarakat Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, Selasa sore (28/6), menggelar upacara adat Legu Dou, dipusatkan di lingkungan Buabua, Kelurahan Gubukusuma. Legu Dou merupakan ritual adat tahunan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat adat wilayah Kecamatan Tidore Utara atas hasil panen yang melimpah.

Kegiatan diawali dengan permainan adat Baramaswen sebagai symbol kerjasama masyarakat dalam bergotong-royong, saling membantu meringankan beban pekerjaan. . Permainan baramaswen atau bamboo gila ini juga sebagai bagian dari upacara penyambutan tamu yang diundang dalam perayaan Legu Dou.

Usai proses penyambutan tamu kehormatan, yang dalam hal ini adalah Assisten Sekda Bidang Tata Pemerintahan H. Mochtar Sangadji, S.IP mewakili walikota berseta rombongannya, acara kemudian dilanjutkan dengan  Kabata atau prosesi adat menumbuk hasil panen menggunakan lesung sambil bersenandung, mengucapkan syukur atas hasil panen. Acara kabata ini kemudian dilanjutkan pembacaan sejarah singkat Upacara Adat Legu Dou oleh Lurah Gubukusuma.

Upacara puncak Legu Dou dimulai dengan pembacaan Saluma atau Moro-moro dan dilanjutkan Oyo Dana, yaitu peserta upaacra makan bersama hasil panen berupa jagung dan sagu yang telah diberi berkat oleh tetua adat. serta prosesi sekelompok anak berlomba memperebutkan makanan yang disajikan.

Walikota Tidore Kepulauan Drs. H. Achmad Mahifa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Assisten Sekda Bidang Tata Pemerintahan, H. Mochtar Sangadji, S.IP. mengatakan upacara adat Legu Dou merupakan asset budaya yang sangat berharga, oleh karena itu selain membutuhkan peran dan campur tangan pemerintah daerah, juga peran masyarakat di setiap kampong dan kelurahan untuk ikut berpartisipasi langsung dalam menghidupkan dan mempromosikan Legu Dou sebagai sebuah potensi wisata.

Upacara Legu Dou ini merupakan upacara tahunan yang telah digelar untuk yang ke 39 sejak ditetapkan sebagai upacara adat rutin tahunan masyarakat Gubukusuma, dengan tujuan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT sekaligus memperkenalkan kearifan budaya lokal kepada generasi muda serta menanamkan rasa cinta akan budaya sendiri.

Kegiatan ini selain dihadiri Assisten Sekda Bidang Tata Pemerintahan H. Mochtar Sangadji, S.IP mewakili walikota, juga dihadiri oleh sejumlah Kepala SKPD, Camat Tidore Utara Alwi Muhammad, BA, para lurah se Kecamatan Tidore Utara, tokoh adat, tokoh masyarakat serta masyarakat Gubukusuma dan sekitarnya. Upacara ditutup dengan doa yang meminta agar masyarakat diberikan kesejahteraan, dijauhkan dari segala bencana dan memohon agar tahun depan memperoleh hasil panen yang melimpah .(end)

Advertisements

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: